top of page

Sistem Colocation Center untuk Pusat Data Perusahaan

  • Jun 6, 2017
  • 2 min read

Tempat untuk meletakkan suatu pusat data tidak boleh sembarangan. Harus memenuhi kriteria keamanan dan standard yang ditetapkan. Pada dasarnya, tempat untuk pusat data disebut Colocation Center, dan harus memenuhi standard aksesibilitas yang paling tidak harus mencapai 99,9%. Data Center sendiri bisa dikatakan sudah lama ditempatkan di suatu daerah, namun besar tempat penyimpanan yang sudah didesain tersebut tidaklah kecil. Karena besarnya byte yang disediakan, maka diadakanlah penyedia layanan untuk pusat data. Jadi Anda bisa ‘memesan tempat’ untuk menyimpan data perusahaan atau instansi yang terhubung dengan komputer di seluruh perusahaan. Inilah yang menjadi inti dari pelayanan pusat data, yang tidak hanya menyimpan tapi juga mudah untuk diakses. Dan tentunya, tetap aman.

Colocation Center ternyata tidak kalah penting dibandingkan keamanan dan sistem komunikasi dalam pusat data. Jika salah menempatkan data center, maka akibatnya akan fatal di masa depan. Contoh paling nyata adalah ketika adanya bencana alam yang terjadi dan merusak gedung pusat perusahaan. Gedung bida diperbaiki, tapi jika data dalam gedung tersebut hilang, maka harus memulai dari nol lagi. Berbeda jika setiap data yang ada dialurkan ke pusat data dengan pusat colocation yang tepat, maka data dapat diakses kembali dengan permintaan kepada penyedia layanan. Sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat antara penyedia layanan dan perusahaan atau instansi terkait. Server internet ternyata juga berujung ke pusat data ini. Dan penempatannya termasuk harus diperhatikan betul-betul karena jangan sampai tercampur dengan data lain yang sifatnya tidak berbasis internet. Sistem pusat data sendiri tidaklah murah untuk dibuat, untuk itu, sistem Colocation Center lebih banyak digunakan. Penyedia layanan bersedia dibayar dengan jumlah yang ditentukan, lalu pelanggan dapat menggunakan space yang telah disediakan. Biaya untuk space tertentu ini tentunya jauh lebih murah ketimbang membangun pusat data tersendiri. Oleh karena itu, biaya yang tersisa dari menggunakan layanan ini bisa dialihkan untuk ekspansi bisnis atau peningkatan di bidang lain. Biaya yang lebih rendah, dan keamanan yang terjamin, maka sistem ini patut menjadi pilihan bagi perusahaan di Indonesia.

 
 
 

Comments


bottom of page